Penentuan Sektor Unggulan Komoditas Padi di Indonesia: Sebuah Pendekatan Metode Location Quotient (LQ) dan Quantum GIS (QGIS)
DOI:
https://doi.org/10.64118/aj.v3i2.78Keywords:
Komoditas Unggulan, Tanaman Pangan, Location Quotient (LQ), Quantum GIS (QGIS)Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi provinsi-provinsi yang memiliki keunggulan komparatif dalam produksi beras di Indonesia guna mendukung perencanaan pembangunan pertanian berdasarkan keunggulan daerah. Penelitian ini menggunakan metode Location Quotient (LQ) untuk menilai tingkat spesialisasi daerah dalam produksi beras. Studi ini memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk data produksi padi dan produksi tanaman pangan di seluruh provinsi di Indonesia. Metode LQ digunakan untuk mengidentifikasi provinsi yang diklasifikasikan sebagai sektor basis dengan nilai LQ > 1, yang menunjukkan keunggulan relatif dalam produksi padi dibandingkan dengan rata-rata nasional. Analisis menunjukkan bahwa provinsi seperti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan menunjukkan tingkat spesialisasi yang tinggi dalam subsektor padi. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam produksi padi di antara provinsi-provinsi di Indonesia. Wilayah dengan tingkat produksi tertinggi terletak di Pulau Jawa, sedangkan tingkat produksi terendah ditemukan di seluruh wilayah Papua. Temuan ini menegaskan relevansi pendekatan LQ dalam mengidentifikasi sektor-sektor kunci dan memiliki implikasi penting bagi perumusan kebijakan pengembangan pertanian berdasarkan potensi regional.
References
Alamsyar, A. (2022). Dampak Alih Fungsi Lahan Padi Sawah terhadap Ketahanan Pangan di Kabupaten Sigi. E-J. Agrotekbis, 10(1), 176–185.
Ameliya, I., Anzitha, S., & Saragih, F. H. (2020). Analisis Location Quaotient (LQ) Padi di Kota Langsa. MEDIAGRO, 16(1), 60–67.
Arfan, M., & Gafur, A. (2019). Perbandingan Sistem Tanam Padi Jajar Legowo 2:1 dan 4:1 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza Sativa L.). Jurnal Agristan, 3(2), 135–140.
Auliya, D., Rosandi, A. H., & Subroto, W. T. (2024). Analisis Perubahan Iklim terhadap Produktivitas Padi di Jawa Timur. Diponegoro Journal of Economics, 13(3), 55–65.
Badan Pusat Statistik. (2022). Luas Panen dan Produksi Padi di DKI Jakarta 2021. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2025a). Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Padi Menurut Provinsi, 2018-2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQ5OCMy/luas-panen--produksi--dan-produktivitas-padi-menurut-provinsi.html.
Badan Pusat Statistik. (2025b). Produksi Tanaman Pangan Nasional (Ton), 2024. Badan Pusat Statistik.
Buraerah, M. F., Rasyidi, E. S., & Sandi, R. (2020). Pemetaan Perubahan Penggunaan Lahan di Wilayah Kabupaten Talakar Tahun 1999-2019 Menggunakan Sistem Informasi Geografi. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 20(1), 68–75.
Giyarto, G. (2018). Sumber Daya Alam Pangan pada Sektor Pertanian di Pulau Jawa. Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 14(1), 1–10.
Hamid, H. (2018). Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Petani Padi di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Khazanah Ilmu Berazam, 1(3), 32–48.
Hestina, J., Nurmalina, R., & Suharno, S. (2017). Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Padi di Jawa dan Luar Jawa: Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Forum Agribisnis, 7(2), 103–118.
Hikmat, M., Hati, D. P., Pratamaningsih, M. M., & Sukarman, S. (2022). Kajian Lahan Kering Berproduktivitas Tinggi di Nusa Tenggara untuk Pengembangan Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 16(2), 119–133.
Ishaq, I., & Ruswandi, A. (2013). Penggunaan Benih dan Preferensi Petani terhadap Karakteristik Varietas Unggul Padi pada Tiga Sentra Produksi Padi di Jawa Barat. CR Journal, 4(1), 1–12.
Kementerian Keuangan. (2025). Kondisi Ketahanan Pangan di Provinsi Kepulauan Riau. Kementerian Keuangan. https://djpb.kemenkeu.go.id/kanwil/kepri/id/data-publikasi/berita terbaru/3023-ketahanan-pangan-di-provinsi-kepulauan-riau-tantangan-dan-kebijakan-untuk-meningkatkan-kemandirian-pangan.html.
Li, X., & Zhou, Y. (2022). Spatial Disparities and Agricultural Development: Evidence from Southeast Asia. Journal of Agricultural Economics, 73(2), 203–221.
Malau, L. R. E., Rambe, K. R., Ulya, N. A., & Purba, A. G. (2023). Dampak Perubahan Iklim terhadap Produksi Tanaman Pangan di Indonesia. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(1), 34–46.
Meiliza, S., & Pailis, E. A. (2022). Analisis Location Quotient Kabupaten Kampar Tahun 2016-2020. JIP (Jurnal Industri dan Perkotaan), 18(1), 21–31.
Modjo, A. S., Susanti, M., Panai, A. H., & Rahim, S. (2025). Analisis Etika Biosentrisme terhadap Penggunaan Pestisida Berlebihan di Pertanian : Studi Kasus di Desa Mustika. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidispliner, 01(03), 279–285.
Nasution, A., & Manik, R. (2021). Ketimpangan Wilayah dan Kebijakan Ketahanan Pangan. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 10(2), 99–110.
Prasetyia, F., Pangestuty, F. W., & Herlambang, A. P. (2022). Agriculture Supply Chain Optimization in East Java. Journal of International Conference Proceedings (JICP), 5(4), 415–429.
Pratama, M. P. (2020). Analisis dan Kontribusi Sektor Basis Non-Basis: Penentu Potensi Produk Unggulan Kabupaten Kebumen. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 9(1), 75–82. https://doi.org/10.32639/jiak.v9i1.313.
Resi, E. R. A., Pangaribuan, R. M., Guntur, R. D., & Ginting, K. B. (2024). Penentuan Komoditas Unggulan Subsektor Tanaman Pangan Menggunakan Metode Location Quotient (LQ) dan Fuzzy Analytical Hirarchy Process (FAHP). EULER : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi, 12(1), 96–104. https://doi.org/10.37905/euler.v12i1.25656.
Roosmawarni, A. (2017). Model Pengembangan dan Pemetaan Potensi Jawa Timur melalui Peranan Key Sector Kota/Kabupaten. Majalah Ekonomi, XXII(1), 33–43.
Salasa, A. R. (2021). Paradigma dan Dimensi Strategi Ketahanan Pangan Indonesia. Jejaring Administrasi Publik, 13(1), 35–48.
Sartikasari, S. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Pulau Jawa Menggunakan Geographically Weighted Panel Regression. Doctoral Dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. https://repository.its.ac.id/110112/.
Sausan, A. M., Cahyani, A., Ashidieq, F. N., Risqa, M. A., Bahri, M. S. A., Wahyudi, R., Gitanto, V. R., & Putri, R. F. (2022). Location Quotient Analysis of the Agricultural Sector in Yogyakarta, Indonesia. In 2nd International Conference on Smart and Innovative Agriculture (ICoSIA 2021), 19, 5–9. Atlantis Press.
Sinaga, P. J., Risdhianto, A., & Almubaroq, H. Z. (2023). Strategi Pengembangan Postur TNI-AD Dihadapkan pada Pengembangan Daerah Otonomi Baru di Papua. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 1154–1160.
Siregar, H., Nasution, M. I., & Lubis, D. P. (2020). Analisis Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Komoditas Padi di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 38(1), 1–15.
Sukarman, S., Dariah, A., & Suratman, S. (2020). Tanah Vulkanik di Lahan Kering Berlereng dan Potensinya untuk Pertanian di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 39(1), 21–34. https://doi.org/10.21082/jp3.v39n1.2020.p21-34.
Tania, S. P., Mubarokah, M., & Priyanto, E. (2023). Pemetaan Potensi Komoditas Hortikultura Unggulan. Jurnal AgribiSains, 9(1), 51–60.
U.S. Departemen of Agriculture. (2025). Production–Rice: Top Producing Countries 2024/2025 Rice Production. U.S. Departemen of Agriculture. www.fas.usda.gov/data/production/commodity/0422110.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Fatimah, Dita Kusuma Wardhani, Allealova Nadya Feroza, Ahmad Zainuddin, Ati Kusmiati, Tiffany Rahma Abdillah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







