Persepsi Pembudidaya Rumput Laut Terhadap Lembaga Keuangan di Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar

Authors

  • Syarifah Febrianti Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar Author
  • Asriyanti Syarif Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar Author https://orcid.org/0000-0003-1289-5377
  • Sitti Arwati Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.64118/aj.v3i1.59

Keywords:

Perception, Seaweed Farmers, Financial Institutions

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji persepsi pembudidaya terhadap lembaga keuangan, suku bunga, prosedur, sistem pembayaran, jaminan, bentuk pinjaman, besar pinjaman, finalty pembayaran, waktu menunggu pinjaman cair, prosedur survey untuk mendapatkan pinjaman. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus kemudian dianalisis dengan menggunakan aplikasi Nvivo 12. Pengambilan Informan dilakukan secara purposive sampling pada perempuan pembudidaya sebanyak 10 orang yang menggunakan ketiga lembaga keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga diterapkan oleh perbankan dan lembaga keuangan mikro, sedangkan pedagang pengumpul tidak menerapkan bunga tetapi mengikat pembudidaya untuk menjual hasil panen. Prosedur pinjaman pada lembaga keuangan bersifat formal, sementara pada pedagang pengumpul didasarkan pada kesepakatan. Sistem pembayaran perbankan dilakukan secara bulanan, lembaga keuangan mikro secara mingguan, dan pedagang pengumpul setelah panen. Jaminan hanya diterapkan oleh perbankan, dengan besar pinjaman relatif lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa lembaga keuangan formal perlu menyediakan akses permodalan yang lebih cepat dan fleksibel untuk mengurangi ketergantungan pembudidaya pada pedagang pengumpul.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arfiansyah, R. (2025). Determinasi Nilai Tukar Nelayan di Provinsi Kepulauan Riau: Peran Produksi, Harga BBM dan Inflasi. Sosial Ekonomi Perikanan, 10(3), 239–244.

Armendáriz, B., & Morduch, J. (2007). The Economics of Microfinance. The MIT Press.

Béné, C., Arthur, R., Norbury, H., Allison, E. H., Beveridge, M., Bush, S., Campling, L., Leschen, W., Little, D., Squires, D., Thilsted, S. H., Troell, M., & Williams, M. (2016). Contribution of Fisheries and Aquaculture to Food Security and Poverty Reduction: Assessing the Current Evidence. World Development, 79, 177–196. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2015.11.007.

Berger, A. N., & Udell, G. F. (2006). A More Complete Conceptual Framework for SME Finance. Journal of Banking & Finance, 30(11), 2945–2966.

Bixler, H. J., & Porse, H. (2011). A Decade of Change in the Seaweed Hydrocolloids Industry. Journal of Applied Phycology, 23(3), 321–335.

Boot, A. W. A. (2000). Relationship Banking: What do We Know?. Journal of Financial Intermediation, 9(1), 7–25.

Chambers, & Conway. (1991). Sustainable Rural: Practical Concepts for the 21 st Century. Paper.

Creswell, & Poth. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Approaches. Sage Publication, Inc.

Ellis, F. (1999). Rural Livelihood Diversity in Developing Countries: Evidence and Policy Implications. Natural Resources Perspectives, 40, 1–10.

Fabinyi, M., Foale, S., & Macintyre, M. (2015). Managing Inequality or Managing Stocks? An ethnographic Perspective on the Governance of Small-scale Fisheries. Fish and Fisheries, 16(3), 471-485. https://doi.org/10.1111/faf.12069.

FAO. (2022). The State of World Fisheries and Aquaculture 2022. Food and Agriculture Oganizaion.

Field, J. (2003). Social Capital. Routledge.

Fukuyama, F. (1998). Social Capital: The Great Disruption. The Tanner Lectures on Human Values, 19, 377–484.

Gine, X., & Karlan, D. S. (2013). Group Versus Individual Liability : Short and Long Term Evidence from Philippine Microcredit. Journal of Development Economics, 107, 65-83. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2013.11.003.

Hassan, M. K. (2020). Financial inclusion and economic development. Journal of Economic Studies, 47(3), 1–15.

Indika, M., & Marliza, Y. (2019). Upaya Upaya Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Dalam Mengatasi Kemiskinan di Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas. MBIA, 18(3), 49–66. https://doi.org/10.33557/mbia.v18i3.598.

Jaffee, D. M., & Russell, T. (1976). Imperfect Information, Uncertainty, and Credit Rationing. The Quarterly Journal of Economics, 90(4), 651–666.

Kabeer, N. (1999). Resources, Agency, Achievements: Reflections on the Measurement of Women’s Empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.

Karanja dan Simiyu. (2022). Credit Management Practices and Loan Performance of Microfinance Banks in Kenya Steve Gakuhi Karanja & Dr . Eddie Mungami Simiyu Credit Management Practices and Loan Performance of Microfinance Banks in Kenya. Journal of Finance and Accounting, 6(1), 108–139.

Miles, Hubermas, S. (2014). Qualitative Data Analysis (A Methods Sourcebook) (Third Edit). Sage Publication, Inc.

Morduch, J. (2010). The Economics of Microfinance. Journal of Asia-Pacific Business, 10(1), 97-106.

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful Sampling for Qualitative Data Collection and Analysis in Mixed Method Implementation Research. Administration and Policy in Mental Health, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y.

Pranata, N. (2019). Financial Inclusion in Indonesia’s Fishery Sector: Factors Determining Credit Participation. Institutions and Economies, 11(4), 51–77.

Rose, P. S., & Hudgins, S. C. (2013). Bank management & financial services. McGraw-Hill.

Rossi, S. (2005). The Monetary Theory of Production: Tradition and Perspectives. Palgrave Macmillan, Basingstoke.

Stiglitz, J. E., & Weiss, A. (1981). Credit Rationing in Markets with Imperfect Information. The American Economic Review, 71(3), 393–410.

Stiglitz, J. E., & Weiss, A. (2007). Credit Rationing in Markets with Imperfect Information. 71(3), 393–410.

Taufik, Hasundungan, D. N. (2025). Analisis Dampak Regulasi dan Manajemen Keuangan terhadap Kemudahan Akses Kredit bagi UMKM. Cendekia Ilmiah, 4(3), 3006–3024.

Uswatun, & Nurita. (2025). Persepsi Petani Nilam terhadap Pembiyaan Lembaga Keuangan pada Pengembangan Agroindustri Nilam di Aceh Jaya. Journal Bionatural, 12(1), 104–107.

Yin, R. K. (2009). Case Study Research Design and Methods. Sage Publication, Inc. https://doi.org/10.1016/j.earlhumdev.2006.05.022

Zakri, M., & Rifai, A., Kausar. (2020). Analisis Perbandingan Biaya Transaksi dan Persepsi Peminjam terhadap Prosedur Peminjaman pada Lembaga Keuangan di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Jurnal Industri dan Perkotaan, 17(1), 9–20.

Downloads

Published

2026-01-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

Febrianti, S., Syarif, A., & Arwati, S. (2026). Persepsi Pembudidaya Rumput Laut Terhadap Lembaga Keuangan di Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar. Agrimics Journal, 3(1), 39-48. https://doi.org/10.64118/aj.v3i1.59